Inilah Bentuk Rinci Dari Invoice Sebagai Penguatan Atas Pengertian Invoice

Pengertian dari invoice adalah dokumen transaksi dalam setiap pembelian barang dan jasa. Kehadiran invoice  menjadi begitu penting dalam setiap transaksi ekonomi, sebab invoice adalah dokumen yang memiliki pengaruh kepada pembukuan perusahaan.

Sumber : https://pixabay.com/photos/calculator-calculation-insurance-385506/

Secara mudahnya, invoice adalah bukti transaksi yang dikeluarkan oleh penjual atau perusahaan kepada pembeli atau pelanggan atas barang – barang yang dipesan. Selain barang dapat pula berupa jasa.

sumber : https://pixabay.com/photos/ecommerce-selling-online-2140604/

Memahami bentuk dari invoice adalah hal yang cukup penting diketahui bagi seorang pengusaha, terlebih jika anda merupakan pengusaha pemula. Ada beberapa hal yang perlu dimasukkan dalam invoice adalah sebagai berikut : tanggal, nomor invoice, judul, nama, alamat, daftar pembelian dan ketentuan pembayaran.

Berikut Ini Merupakan Bentuk Dari Invoice Sebagai Penguatan Atas Definisi Invoice

  1. Judul invoice
    Hal pertama yang perlu dituliskan dalam invoice adalah judul. Tuliskan judul pada bagian atas dan tengah dalam invoice. Jangan lupa juga untuk memberinya huruf besar (kapital). Contohnya sebagai berikut : INVOICE PEMBELIAN KABEL POWER KOMPUTER SURABAYA. Hal ini cukup penting untuk diterapkan, karena agar memudahkan pelanggan ketika mereka sedang mengerjakan banyak dokumen. Adanya penggunaan huruf kapital akan membuat pelanggan menyadari jika yang anda berikan adalah berkas invoice. Sehingga harapannya konsumen atau pelanggan akan menyelesaikan terlebih dulu berbagai tagihan yang ada dalam dokumen invoice tersebut, daripada mengurus berkas lain yang tidak perlu dilakukan secara buru – buru.
  2. Nama dan alamat pembeli
    Jika anda sebagai perusahaan akan menerbitkan invoice, anda tak boleh melupakan tentang nama dan alamat pembeli. Hal ini tentu sangat penting. Informasi ini akan sangat membantu konsumen anda bahwa berkas tersebut memang ditujukan untuk mereka. Sehingga mereka menyadari dan segera melakukan pembayaran. Hal ini akan berdampak bagus, terutama dalam mengurangi berbagai tunggakan pembayaran yang ada.
  3. Daftar barang atau jasa yang dipesan
    Macam – macam barang dan jasa yang telah dipesan pembeli harus ada dalam invoice secara detail. Sebagai contoh, invoice untuk suatu produk, maka perlu adanya pencantuman nama produk, harga per unit, jumlah dan total harga yang harus dibayar oleh pembeli atau pelanggan. Dalam membuat daftar barang ini, anda harus bisa memastikan bahwa terdapat kolom, sehingga detail dari deskripsi akan lebih mudah dibaca. Meski terkesan sepele, namun hal ini akan menjadi penting bagi dokumentasi akuntasi dari konsumen anda. Misalnya jika anda membuat invoice untuk project desain. Maka tulis secara rinci mengenai nama projectnya, deskripsi pekerjaannya, serta tarifnya. Dalam membuat deskripsi mengenai tarif, pastikan anda menuliskan tarif perjam atau sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Anda harus bisa memastikan jika deskripsi mengenai tarif harus bisa serinci mungkin, agar tak ada kebingungan di kemudian hari.
  4. Nomor Invoice
    Meski ada beberapa perusahaan yang tak menyertakan nomor invoice di dalam tagihannya, namun alangkah baiknya kalau invoice yang anda buat menyertakan nomor. Hal ini akan memudahkan anda dalam melakukan pengarsipan. Jika anda menggunakan kode khusus pada invoice tersebut, anda harus bisa memberitahukan kepada pelanggan agar di kemudian hari tidak menimbulkan kebingunan.
  5. Tanggal Invoice
    Hal terakhir yang melengkapi bentuk dari invoice adalah terdapatnya tanggal di dalam invoice. Aneka tanggal yang dibuat dalam invoice antara lain tanggal dikeluarkannya invoice, tanggal pembelian produk atau penggunaan jasa, serta tanggal maksimal pembayaran.

Demikianlah gambaran bentuk dari sebuah invoice. Ternyata ada beberapa komponen yang harus ada dan disertakan sehingga invoice benar – benar digunakan sebagaimana mestinya.

Leave a Comment